Menyambut Generasi Unggul, SD Muhtadin Gelar MPLS Ramah Anak Bertema Profesi Masa Depan.
MADIUN – Mengawali tahun ajaran baru 2026/2027 dengan penuh semangat dan keceriaan, Sekolah kreatif SD Muhammadiyah Kota Madiun (Muhtadin) sukses menyelenggarakan kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang kreatif, edukatif, dan Fun. Mengusung tema tentang profesi dan cita-cita masa depan, rangkaian kegiatan ini berlangsung selama lima hari penuh, terhitung sejak hari Senin, 13 Juli 2026, hingga resmi ditutup pada hari Jumat, 17 Juli 2026. Kegiatan ini dirancang untuk memberikan kesan pertama yang mendalam serta menyenangkan bagi seluruh peserta didik yang meniti langkah di jenjang pendidikan dasar.
Pada tahun ajaran ini, sebanyak 495 anak mengikuti seluruh rangkaian acara MPLS dengan penuh antusias dan sukacita. Jumlah yang cukup besar tersebut tidak mengurangi kondusifitas jalannya acara. Sebaliknya, Guru yang dalam hal ini sebagai panitia pelaksana berhasil mengelola seluruh aktivitas dengan apik. Berbeda dengan masa lampau, di mana pengenalan sekolah sering kali “dibawakan” dengan suasana “saklek” dan menegangkan, tahun ini pihak sekolah dan guru SD Muhtadin berkomitmen untuk menghadirkan atmosfer yang ramah anak, aman, humanis, serta sepenuhnya bebas dari tindakan perpeloncoan maupun tekanan psikologis.
Ketua Pelaksana, Bapak Wahyu Tri Widodo S.E menjelaskan dalam wawancaranya singkat bahwa pemilihan tema profesi ini bukanlah tanpa alasan mendasar. Pihak sekolah ingin memantik imajinasi kreatif serta memotivasi siswa sejak hari pertama mereka menginjakkan kaki di lingkungan sekolah. Menurutnya, anak-anak usia sekolah dasar memerlukan visualisasi yang nyata mengenai masa depan agar mereka memiliki semangat belajar yang tinggi. Dengan mengenalkan beragam profesi mulia secara interaktif, sebanyak 495 anak tersebut diharapkan dapat menumbuhkan rasa percaya diri sekaligus mulai berani merajut mimpi-mimpi besar mereka.
Pendekatan Humanis dan Beragam Pos Edukasi Kreatif
Selama lima hari pelaksanaannya, kreativitas dan rasa ingin tahu para siswa baru terus diasah melalui berbagai kegiatan edukasi yang interaktif dan menyenangkan. Guru-guru menuangkan ide kreatif ke dalam bentuk kegiatan menyenangkan mulai dari pembukaan yang penuh kesan hangat dan meriah, dilanjutkan dengan senam bersama, mengenal bermacam profesi melalui game, saling mengenal teman dengan cara yang asik, fun game, hingga asesmen diagnostik. Kegiatan ini terbukti efektif dalam mencairkan suasana dan menghilangkan rasa cemas yang biasanya dialami oleh anak-anak saat pertama kali berpisah dengan orang tua di lingkungan sekolah baru.
Selain fokus pada pengenalan profesi, materi wajib mengenai pembentukan karakter juga disampaikan dengan metode mendongeng dan bermain peran. Para guru memberikan pemahaman mendalam mengenai pentingnya menanamkan nilai sopan santun, budaya antre, saling berbagi, serta pencegahan perundungan (anti-bullying) sejak usia dini. Semua materi tersebut dikemas dalam bentuk permainan kelompok yang seru, sehingga nilai-nilai kebaikan dapat terserap dengan mudah tanpa membuat anak-anak merasa cepat bosan atau lelah.
Seiring dengan pelaksanaan MPLS yang diadakan untuk menyambut serta menyiapkan siswa memasuki tahun ajaran baru, kegiatan yang ditujukan untuk wali siswa juga turut diadakan. Sosialisasi program sekolah yang melibatkan masing-masing paralel kelas dan wali siswa diselenggaran secara bergantian di Aula SD Muhtadin. Hal ini bertujuan untuk mempererat silaturahim antara pihak sekolah dan orang tua sekaligus “membicarakan” perkembangan siswa maupun lembaga melalui program yang akan diselenggarakan.
Puncak kemeriahan acara terjadi pada hari terakhir pelaksanaan, yakni Jumat, 17 Juli 2026. Pada hari penutupan tersebut, seluruh peserta didik mengikuti jalan sehat dan menyaksikan unjuk kebolehan dari siswa berbakat melalui panggung ekspresi. Keringat dan rasa lelah terbayarkan penampilan yang memukau, semua mata tertuju pada panggung ekspresi. Ditutup dengan penyampaian kesan yang positif dari beberapa anak, hal ini membuktikan bahwa kegiatan ini berhasil memberikan kesan awal yang menarik dan menyenangkan bagi siswa sebelum pembelajaran efektif dimulai.
Kepala Sekolah SD Muhtadin, Ibu Dwi Harijati S.Pd, memberikan apresiasi kepada seluruh panitia, guru, serta orang tua murid yang telah bersinergi demi menciptakan momentum yang penuh kehangatan dan berkesan dalam acara ini. Beliau menegaskan bahwa sekolah harus bertransformasi menjadi “ruang” belajar yang aman, nyaman, penuh kasih sayang bagi anak-anak. Melalui penerapan MPLS yang ramah anak ini, transisi dari tahun ajaran lalu menuju “ruang belajar” yang baru dapat berjalan secara harmonis, sehingga anak-anak selalu merasa senang dan rindu untuk terus datang ke sekolah untuk berproses dan belajar.
_Tan_Arya